Rabu, 01 Juli 2015

MAKANAN YANG HALAL DAN BAIK



Bismillahirrochmanirochim

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirobbil’alamin
Washolatu wassalamua’ala Asrofil Ambiya’I Wal Mursalin, Waala alihi wa’as habihi adzma’in
Ashaduallailahaillallah wa Ashaduannamuhammadarrasulullah, Amma ba’du

          Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia, kenikmatan, kesehatan, dan kelapangan hati kepada kita semua sehingga dapat berkumpul di ruangan ini.
Dan perkenankan saya menyampaikan sebuah kultum yang berjudul Makanan yang Halal dan Baik (halalan Thoyyiban)

          Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal dan baik / Halalan Thoyyiban

Al-Qur’an, Surah Al-Maidah : 88 yang artinya:
“Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan ban, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”

          Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan  yang bukan cuman halal, tetapi juga baik (Halalan Thoyyiban) agar tidak membahayakan tubuh kita. Bahkan perintah ini disejajarkan dengan bertaqwa kepada Allah, sebagai sebuah perintah yang sangat jelas.
          Pertama, kita ketahui, halal itu bukan sekedar halal makanannya, tapi juga dari sumber bagaimana mendapatkannya pun harus halal kalau sumbvernya haram seperti korupsi, mencuri, merampok, maka makanan yang dimakan pun meski sebetulnya halal, tetap haram. Dan akan membuat si pemakannyya di siksa di api neraka.

HR. At-Thabrani:
Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya.

QS Al-Maidah : 3
Artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh di tanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali kamu sempat menyembelihnya. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala.

Kriteria makanan yang baik, antara lain:
1.                Bergizi tinggi.
2.                Makanan yang lengkap dan berimbang. (4 sehat 5 sempurna + makanan herbal seperti madu, minyak zaitun, dan lain-lain) agar tubuh kita sehat.
3.                Tidak mengandung zat-zat yang membahayakan bagi kesehatan kita, misalnya kolestrol tinggi atau bisa memicu asam urat kita
4.                Alami. Tidak mengandung berbagai zat kimia seperti pupuk kimia, pestisida kimia, pengawet kimia, dan lain-lain.
5.                Masih segar. Tidak membusuk atau basi sehingga warna, bau, dan rasanya berubah.
6.                Tidak berlebihan. Makanan sebaik apapun jika berlebihan tidak baik.

          Sekian kultum saya, Mohon maaf apabila ada kata yang salah dan kurang berkenan. Kita tutup dengan doa penutup majelis.
Subhanakallahumma wabi’amdika Ashaduallahilahailahanta Asta’firuqa wa’atubuilahi
Wassalamualaikum Wr. Wb.

0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates